Minggu, 29 September 2013

Gerzon Ron Ayawaila: GATRA KENCANA

Gerzon Ron Ayawaila: GATRA KENCANA: GATRA KENCANA TVRI KOMPETISI DAN KOMPETENSI Gerzon R. Ayawaila Reformasi kreatifitas sudah menjadi tuntutan agar lebih memaksi...

GATRA KENCANA


GATRA KENCANA TVRI
KOMPETISI DAN KOMPETENSI
Gerzon R. Ayawaila

Reformasi kreatifitas sudah menjadi tuntutan agar lebih memaksimalkan LPP-TVRI dalam menyajikan program-program unggulannya kepada publik. Prinsip penyiaran milik publik adalah menyajikan program yang dibutuhkan publik. Dengan demikian titik tolak atau landasannya adalah melayani kebutuhan dan kepentingan publik, bukan kepentingan pasar, sehingga tak ada kewajiban untuk bersaing dengan televisi swasta, demi tujuan komersil. Kewajibannya adalah bersaing dalam meningkatkan kualitas program, sekaligus membantu memberi pemahaman pada masyarakat pemirsa televisi yang belum ‘melek media’. 
Kewajiban lembaga penyiaran publik  adalah memenuhi tuntutan sekaligus kebutuhan publik akan informasi yang berkualitas dan berimbang, tidak terpolarisasi oleh kepentingan politik, ekonomi maupun golongan, karena dalam sistim penyiaran demokratis, lembaga penyiaran publik (public service broadcasting) seperti TVRI, perlu memiliki peranan yang penting dan dominan.
Tidak berlebihan apabila dikatakan bahwa, TVRI berupaya terus memaksimalkan motivasi kreatifnya meski mengalami sejumlah permasalahan yang sejak dulu menjadi hambatan kinerja dan kreativitas para penggiatnya. Fluktuatif motivasi yang menghinggapi para penggiatnya baik di pusat maupun di daerah, merupakan tantangan mental yang harus dihadapi, baik secara kultural maupun  struktural manajemen, sebagai tanggung jawab dari sebuah Lembaga Penyiaran Publik.
Karya-karya Gatra Kencana 2013 yang diserahkan kepada dewan juri, diakui memiliki bobot kualitas yang hampir merata. Kekuatan pada tema serta isi yang direpresentasikan, cukup mengagumkan. Bahkan dapat dikatakan hampir melebihi karya produksi televisi swasta komersil, khususnya pada genre dokumenter dan feature.
Semua karya yang telah melalui tim seleksi internal TVRI, kemudian diserahkan kepada tim penilai independen, ternyata menuntut konsentrasi dan analisa yang cukup pelik dan berat dalam memberikan hasil akhir penilaian. Hal ini disebabkan hampir semua kualitas garapan yang harus dinilai sungguh mengagumkan, sehingga keputusan mengenai siapa yang keluar sebagai juara, bukanlah keputusan sederhana. Akan tetapi sebuah kompetisi menuntut adanya juara, sehingga keputusan berat pun terpaksa harus dilaksanakan.
Bentuk program yang menuntut kerja keras penilaian adalah program dokumenter, feature dan fiksi cerita anak, karena program-program inilah yang dapat menjadi unggulan televisi milik publik.
Keseriusan para juri dalam adu argumen serta analisa yang mendasar pada konsep kreatif estetika, mencakup nilai penyutradaraan (directing), tata kamera (sinematografi), tata suara (sound design), editing dan struktur dramatik penuturan (script writing), menjadi acuan mutlak untuk mengkaji dan menilai semua karya. Faktor teknis diatas ini merupakan konsep kreatif dalam menggarap sebuah produksi/program televisi, yang masih membutuhkan keseriusan dari para penggiatnya. Kita tak dapat meremehkan aspek tehnik bertutur dengan gambar yang masih perlu mendapat perhatian secara keseluruhan. Ini sebuah kerja profesional yang tak bisa dilakukan dengan proses kerja yang terburu-buru dan asal jadi. Struktur penuturan yang diperkuat oleh penyutradaraan yang kreatif akan memberikan kekayaan gambar bercerita yang kemudian diolah dalam proses editing. Hal lain yang masih terabaikan adalah aspek penataan suara, yang justru berperan penting untuk audiovisual. Mulailah berpikir dan memahami bahwa musik memiliki kekuatannya sendiri dalam bercerita, sehingga jangan menempatkannya hanya sebagai pengiring atau latar saja.
Mengenai tema/topik yang diikut sertakan, dapat dikatakan sangat mengagumkan baik dari segi isi, serta nilai edukasi dan informasi yang inovatif. Disini sebenarnya terlihat keunggulan TVRI yang mampu menyentuh serta merepresentasikan kekayaan kearifan lokal  secara mendalam, dibanding sajian televisi swasta komersil, yang hanya menyentuh kulit permukaannya saja.
Gatra Kencana merupakan ajang kompetisi seluruh stasiun televisi TVRI, sekaligus juga pada tahun ini diadakan penganugrahan bagi para penggiat yang telah memberikan dedikasinya melalui produksi mereka yang mendapat penghargaan juara. Penganugrahan bagi para individu ini dapat dianggap sebagai uji kompetensi bagi setiap stasiun daerah, sehingga diharapkan dapat memacu motivasi kreativitas serta keseriusan para kreator muda TVRI.